<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Belajar Untuk Memaafkan</title>
	<atom:link href="http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/</link>
	<description>Na metmet sian ahu.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Nov 2011 05:54:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Bang Juntak</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/comment-page-1/#comment-22811</link>
		<dc:creator>Bang Juntak</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 16:37:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/?p=457#comment-22811</guid>
		<description>Jaman dahulu nenek moyang orang Batak sangat memegang teguh adat dan hidup saling menghargai sesama sehingga kata maaf itu jarang digunakan bahkan meminta maaf itu harus dilakukan secara adat tidak sekedar dalam tutur kata. 

Tetapi ada kata yang tepat untuk minta maaf dalam bahasa batak seperti:

1. Santabi
2. Marpanganju
3. Marpamuati ma roha muna. dll

Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan masyarakat, dimana dinamika kehidupan juga semakin meningkat sehingga budaya nenek moyang itu semakin ditinggalkan. Akhirnya  kata maaf itu harus di import dari bahasa indonesia bahkan sering digunakan &quot;sori&quot; (dari bahasa Inggris &quot;SORRY&quot;). Sama seperti kata-kata lain dari bahasa Indonesia seperti: &lt;em&gt;botol, listrik, motor, handphone, televisi, radio, tape&lt;/em&gt; dll.

Sama seperti botol, listrik, motor, ban, handphone, dll, kalau dulu nenek moyang kita tidak pernah memiliki benda-benda tersebut sehingga tidak ada dalam bahasa batak. Jaman sekarang karena keberadaan benda-benda tersebut akhirnya di import namanya dari bahasa indonesia ataupun dari bahasa Inggris. Sama seperti kata kata maaf tadi, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;dulu nenek moyang orang batak meminta maaf itu tidak hanya sekedar dengan tutur kata. Tetapi harus melalui acara adat ataupun pertemuan resmi&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.


Menurut saya sangat kurang tepat kalau Batak itu disebut tidak memiliki kata maaf. Hanya kita generasi yang sekarang ini sudah lebih cenderung mengimport kata-kata dari bahasa indonesia bahkan dari bahasa inggris. &lt;strong&gt;Sama seperti menyebut &quot;ban&quot; jarang orang batak mengucapkannya dengan bahasa batak yang asli yaitu SORHA.&lt;/strong&gt;

Horas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jaman dahulu nenek moyang orang Batak sangat memegang teguh adat dan hidup saling menghargai sesama sehingga kata maaf itu jarang digunakan bahkan meminta maaf itu harus dilakukan secara adat tidak sekedar dalam tutur kata. </p>
<p>Tetapi ada kata yang tepat untuk minta maaf dalam bahasa batak seperti:</p>
<p>1. Santabi<br />
2. Marpanganju<br />
3. Marpamuati ma roha muna. dll</p>
<p>Seiring dengan perkembangan jaman dan kemajuan masyarakat, dimana dinamika kehidupan juga semakin meningkat sehingga budaya nenek moyang itu semakin ditinggalkan. Akhirnya  kata maaf itu harus di import dari bahasa indonesia bahkan sering digunakan &#8220;sori&#8221; (dari bahasa Inggris &#8220;SORRY&#8221;). Sama seperti kata-kata lain dari bahasa Indonesia seperti: <em>botol, listrik, motor, handphone, televisi, radio, tape</em> dll.</p>
<p>Sama seperti botol, listrik, motor, ban, handphone, dll, kalau dulu nenek moyang kita tidak pernah memiliki benda-benda tersebut sehingga tidak ada dalam bahasa batak. Jaman sekarang karena keberadaan benda-benda tersebut akhirnya di import namanya dari bahasa indonesia ataupun dari bahasa Inggris. Sama seperti kata kata maaf tadi, <em><strong>dulu nenek moyang orang batak meminta maaf itu tidak hanya sekedar dengan tutur kata. Tetapi harus melalui acara adat ataupun pertemuan resmi</strong></em>.</p>
<p>Menurut saya sangat kurang tepat kalau Batak itu disebut tidak memiliki kata maaf. Hanya kita generasi yang sekarang ini sudah lebih cenderung mengimport kata-kata dari bahasa indonesia bahkan dari bahasa inggris. <strong>Sama seperti menyebut &#8220;ban&#8221; jarang orang batak mengucapkannya dengan bahasa batak yang asli yaitu SORHA.</strong></p>
<p>Horas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andie manurung</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/comment-page-1/#comment-22810</link>
		<dc:creator>andie manurung</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 10:42:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/?p=457#comment-22810</guid>
		<description>kebetulan nih..cuma mau tanya, maafkan saya dalam bahasa batak apa yah? apa benar orang batak cuma bisa mengucapkan sala ma au di si..tapi tidak untuk maafkan saya..Bataknese..Hard to say I&#039;m sorry?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kebetulan nih..cuma mau tanya, maafkan saya dalam bahasa batak apa yah? apa benar orang batak cuma bisa mengucapkan sala ma au di si..tapi tidak untuk maafkan saya..Bataknese..Hard to say I&#8217;m sorry?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: murni pardede</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/comment-page-1/#comment-22806</link>
		<dc:creator>murni pardede</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 10:02:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/?p=457#comment-22806</guid>
		<description>gmn klw kita maafkan dia.tapi kita ttp diamkan dia,
krn gak mau terulang lagi ( dia nyakiti hati kita)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gmn klw kita maafkan dia.tapi kita ttp diamkan dia,<br />
krn gak mau terulang lagi ( dia nyakiti hati kita)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bang Juntak</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/comment-page-1/#comment-22805</link>
		<dc:creator>Bang Juntak</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 17:43:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/?p=457#comment-22805</guid>
		<description>Memaafkan  harus dilakukan tanpa pamrih. jgn hanya di mulut tapi juga harus dengan hati yang tulus. Kalau hati tidak sejalan dengan badan semuanya akan sia sia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memaafkan  harus dilakukan tanpa pamrih. jgn hanya di mulut tapi juga harus dengan hati yang tulus. Kalau hati tidak sejalan dengan badan semuanya akan sia sia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: erlina</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/comment-page-1/#comment-22804</link>
		<dc:creator>erlina</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 01:58:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/?p=457#comment-22804</guid>
		<description>sampai hari ini pun aku belum bs maafin mantan pacarku itu,kenapa? karena dia udah nyakiti perasaanku,membohongiku, mempermainkan aku,memutuskan hubungan tanpa aku tau kesalahanku apa,lewat sms tanpa penjelasan,memaki maki aku, sampai akhirnya aku jatuh sakit,sudah sampai merencanakan pernikahan,aku diputusi ga masalah tp yang aku ga terima adalah caranya,sampai aku bersumpah,sampai mati aku ga akan lupa dengan semua ini,skrg,apakah layak dia dimaafkan,memang dia sendiri ga pernah ada hubungi aku untuk minta maaf,kalau ingat semua itu tanpa sadar air mataku menetes.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sampai hari ini pun aku belum bs maafin mantan pacarku itu,kenapa? karena dia udah nyakiti perasaanku,membohongiku, mempermainkan aku,memutuskan hubungan tanpa aku tau kesalahanku apa,lewat sms tanpa penjelasan,memaki maki aku, sampai akhirnya aku jatuh sakit,sudah sampai merencanakan pernikahan,aku diputusi ga masalah tp yang aku ga terima adalah caranya,sampai aku bersumpah,sampai mati aku ga akan lupa dengan semua ini,skrg,apakah layak dia dimaafkan,memang dia sendiri ga pernah ada hubungi aku untuk minta maaf,kalau ingat semua itu tanpa sadar air mataku menetes&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SABAR SIMANJUNTAK (S15)</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2009/05/12/belajar-untuk-memaafkan/comment-page-1/#comment-21632</link>
		<dc:creator>SABAR SIMANJUNTAK (S15)</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2009 06:29:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/?p=457#comment-21632</guid>
		<description>Untuk memaafkan kesalahan se2orang memang sangat susah, tetapi Lebih baik memaafkan daripada dimaafkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk memaafkan kesalahan se2orang memang sangat susah, tetapi Lebih baik memaafkan daripada dimaafkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

