Berjuang untuk bisa terlelap

Jan-14-2009

Pasti pernah dengar lagunya Doel Sumbang ” somse..kamu somse..Sombong Sekali ” . Sombong kata ini pasti sering kita dengar atau bahkan sering kita gunakan ” mentang – mentang baru naik jabatan sombong sekali tuh orang !!! ” . Jangan – jangan kita juga dikategorikan orang yang sombong dan suka menyombongkan diri.

Sombong menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ; adalah menghargai diri secara berlebihan .
Ke’ sombong’ an ; sifat sombong; keangkuhan; kecongkakan; takabur.

Itulah arti ” sombong ” menurut kamus besar Bahasa Indonesia dan diindikasikan menjadi salah satu ” penyakit ” yang banyak diderita oleh manusia . Apa yang membuat manusia menjadi sombong ? macam – macam bisa harta, jabatan, popularitas, gelar dan lain – lain . Ada peribahasa untuk mengingatkan kita supaya tidak berperilaku sombong yaitu ” Diatas langit masih ada langit ”

Coba kita renungkan sejenak ;
Andaikan bumi ini sebesar buah jeruk, maka manusia tak lebih besar dari debu – debu halus atau sel kulit. Dan kalau kita naikkan skala perbandingannya. Jika Matahari sebesar buah jeruk, maka bumi kira – kira hanya sebesar butiran nasi. Manusia mungkin tak lebih besar dari molekul yang membentuk kulit jeruk. Kita naikkan lagi skala perbandingannya. Jika Galaksi Bima Sakti memiliki diameter sebesar jeruk, maka matahari hanyalah sebesar debu. Bumi mungkin sebesar sel – sel kulit jeruk. Manusia hanyalah seperti elektron – elektron. Kita naikkan lagi skala perbandingannya lebih jauh lagi. Jika alam semesta ini yang kita kenal sekarang ini sebesar ruang keluarga anda, maka galaksi hanya sebesar debu atau pasir. Matahari hanyalah seperti bakteri atau virus yang berterbangan di udara. Bumi mengkin hanyalah sebesar atom oksigen. Manusia ? Masihkah manusia bisa disebut sebagai ada ? Kita tidak ada apa-apanya di alam semesta ini, sementara Allah Sang Pencipta lebih besar dari alam semesta itu sendiri .

Nah setelah kita renungkan, apa lagi yang mau kita sombongkan . Harta ? jabatan ? popularitas ? atau apa lagi ?. Karena yang berhak sombong hanya Allah SWT , kita cukup hanya menghargai diri sendiri dengan yang wajar-wajar saja tidak sampai berlebihan. Semoga saja kita tidak termasuk orang – orang yang punya penyakit Angkuh Iri Dengki Sombong. (RRARSG)

dicopy paste dari tulisannya om apuy di facebook

Leave a Reply





Sponsors