<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Nasibku karena aku bukan cowok batak yang memiliki gelar sarjana</title>
	<atom:link href="http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/</link>
	<description>Na metmet sian ahu.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Nov 2011 05:54:50 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Rio Simatupang</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-23267</link>
		<dc:creator>Rio Simatupang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jul 2011 17:09:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-23267</guid>
		<description>Horas Lae, Sbar aja ya Lae. Aku Rio Simatupang 23 th tinggal Di Surabaya, Jatim Lae, aku peranakan jawa batak lae. Aku jujur memang digadang ama ortuku agar dapat cewek batak lae, Tapi pengalamanku berkata lain lae. Aku pernah PDKT ama Cewek Batak marga Napitupulu dan Sihombing, pertama merka mau di PDKT tapi ketika melihat aku, gak pake kendaraan bermotor, (pakai angkot) aku sengaja begitu lae supaya mreka gak tahu jati diriku, langsung gmana lae reaksi mreka? Tebak dg mudah, aku minta no. Hpnya si Boru Napitupulu  tdk dikasih lae, dan si Sihombing kalau ku sms tdk pernah menjawab padahal statusnya delivered lae.. Benar2 keterlaluan mreka lae. Memang Orang tua mreka realatif kaya lae, bermobil lah lae. Langsung stlah aku PDKT ke mreka, gak ada 2 hari mreka uda ada cowoknya yang si Napitupuluh dapat cwok batak yang lebih kaya daripada aku, tapi otaknya memble  dan satunya dapat cowok jawa kediri yang otaknya juga otak tempe cuman menang badan doang gedhe dan agak kaya, tapi utang2an. Week., Lae.. Aku berpesan lae, jika kita didiskriminasikan itu dijadikan MOTIVASI KITA untuk bertapa, belajar, bekerja dan berdoa KIta akan menjadi penguasa dunia lae, jadi TOP Pemimpin Perminyakkan lae sprti  George W. Bush dan Ariel Sharon. Sapa tahu kita jadi presiden USA atau Israel lae, supaya kita bisa membalas dendam kpd cewek2 batak cantik dan sombong sehingga kita bisa menikah dg cewek ketrunan Yahudi Eropa dan melahirkan anak2 cucu kita dengan otak cemerlang, cerdas, matematika dan fisika, terampil  main piano, dan biola, bisa  perang, buat bom nuklir ,serum anti HIV dan sebagainya lae. Supaya keturunan kita suci dan tidak tercemar oleh darah kegengsian dan kebodohan suku2 di Indonesia yang hanya melihat cowok dengan uang dan gengsi fisik semata (Batak dan Minahasa). This is Suck!! Sabar lae. Aku mendukungmu. Lae add Facebookkku aja Ok? Aku suka bergaul dg orang2 gak punya lae, serasa damai aku bergaul dg orang2 gak punya, kata Ayahku lebih baik bergaul ama teman2 yang sederhana dibandingkan yang lebih kaya,  SUKSES LAE. Horas Di hita salutuna Sugeng Dalu...Matur Nuwun. (Maklum aku campuran Batak )..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Horas Lae, Sbar aja ya Lae. Aku Rio Simatupang 23 th tinggal Di Surabaya, Jatim Lae, aku peranakan jawa batak lae. Aku jujur memang digadang ama ortuku agar dapat cewek batak lae, Tapi pengalamanku berkata lain lae. Aku pernah PDKT ama Cewek Batak marga Napitupulu dan Sihombing, pertama merka mau di PDKT tapi ketika melihat aku, gak pake kendaraan bermotor, (pakai angkot) aku sengaja begitu lae supaya mreka gak tahu jati diriku, langsung gmana lae reaksi mreka? Tebak dg mudah, aku minta no. Hpnya si Boru Napitupulu  tdk dikasih lae, dan si Sihombing kalau ku sms tdk pernah menjawab padahal statusnya delivered lae.. Benar2 keterlaluan mreka lae. Memang Orang tua mreka realatif kaya lae, bermobil lah lae. Langsung stlah aku PDKT ke mreka, gak ada 2 hari mreka uda ada cowoknya yang si Napitupuluh dapat cwok batak yang lebih kaya daripada aku, tapi otaknya memble  dan satunya dapat cowok jawa kediri yang otaknya juga otak tempe cuman menang badan doang gedhe dan agak kaya, tapi utang2an. Week., Lae.. Aku berpesan lae, jika kita didiskriminasikan itu dijadikan MOTIVASI KITA untuk bertapa, belajar, bekerja dan berdoa KIta akan menjadi penguasa dunia lae, jadi TOP Pemimpin Perminyakkan lae sprti  George W. Bush dan Ariel Sharon. Sapa tahu kita jadi presiden USA atau Israel lae, supaya kita bisa membalas dendam kpd cewek2 batak cantik dan sombong sehingga kita bisa menikah dg cewek ketrunan Yahudi Eropa dan melahirkan anak2 cucu kita dengan otak cemerlang, cerdas, matematika dan fisika, terampil  main piano, dan biola, bisa  perang, buat bom nuklir ,serum anti HIV dan sebagainya lae. Supaya keturunan kita suci dan tidak tercemar oleh darah kegengsian dan kebodohan suku2 di Indonesia yang hanya melihat cowok dengan uang dan gengsi fisik semata (Batak dan Minahasa). This is Suck!! Sabar lae. Aku mendukungmu. Lae add Facebookkku aja Ok? Aku suka bergaul dg orang2 gak punya lae, serasa damai aku bergaul dg orang2 gak punya, kata Ayahku lebih baik bergaul ama teman2 yang sederhana dibandingkan yang lebih kaya,  SUKSES LAE. Horas Di hita salutuna Sugeng Dalu&#8230;Matur Nuwun. (Maklum aku campuran Batak )..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dianasihotang poenya website &#187; Ruang Rindu Cinta Ku</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-22840</link>
		<dc:creator>dianasihotang poenya website &#187; Ruang Rindu Cinta Ku</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 13:22:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-22840</guid>
		<description>[...] terhadap alam sekitar serta hewan adalah hanya dengan kata ‘CINTA’ yang diberikan-Nya. Kisah ‘CINTA’ bisa terjadi dalam banyak persoalan, bukan hanya terjadi dalam kisah ‘CINTA dua insan manusia [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] terhadap alam sekitar serta hewan adalah hanya dengan kata ‘CINTA’ yang diberikan-Nya. Kisah ‘CINTA’ bisa terjadi dalam banyak persoalan, bukan hanya terjadi dalam kisah ‘CINTA dua insan manusia [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Frans Hasibuan</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-22803</link>
		<dc:creator>Frans Hasibuan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 06:10:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-22803</guid>
		<description>Aku Seorang sarjana pendidikan Elektronika Komunikasi UNJ. Kalau aku lain lagi ceritanya, waktu 5 tahun yang lalu. Sampai sekarang tanggal cerita yang membangkitkan emosiku itu  gak akan aku lupa (19 september 2004). Apalagi kalau aku ingat kejadian itu, ingin rasanya aku memberikan balasan yang setimpal kepada tulangku itu.

Begini lae ceritanya : Waktu itu aku ingin mendekati anak Tulangku yang kebetulan pernah menjadi guru abangku. Di masa abangku masih SMA, abangku pernah menjadi muridnya. Saat itu Tulangku seperti mengejar - ngejar abangku itu untuk diperjodohkan dengan anaknya yang bernama Betty Manurung, karena abangku termasuk yang terpandai di kelasnya. Bahkan Namtulangku (mamanya Betty) itu sering memanggil Betty dengan nama Roberto (abangku). Apalagi di masa abang saya kuliah di Trisakti (kampus yang kata orang sangat bergengsi), tingkah polah tulang - namtulangku ini semakin menjadi - jadi saja terhadap abangku ini. Praktis saja abangku sering diajak untuk berkunjung ke rumahnya agar bisa bertemu dengan Kusmiaty “Betty”  Manurung, perawat di carolus itu.

Tetapi pada saat abangku mengalami gangguan kejiwaan (mulai 1997), semuanya menjadi lain. Tulangku itu seakan menghindar dari abangku. Tetapi dia sering datang ke rumahku untuk berbincang bincang membicarakan tentang kondisi pekerjaannya dan cerita tentang kehidupan. Tapi aku tahu bahwa  tulangku ini sangat berjasa waktu menemukan abangku yang sempat hilang sekitar 2 bulan lamanya, di daerah Blok M (Sekitar April - Juni 2002).                                  

Tepatnya tahun 2003, aku pernah ke rumah Tulangku untuk bertahun baru. Di sana aku bertemu dengan anaknya yang lain, bernama Magdalena, D3 akademi perawat lulusan RS Persahabatan. Aku sangat tertarik dengan dia, tetapi saat itu orangtuaku mengatakan bahwa menikah dengan perawat (profesi Magdalena) itu sulit. 

Tetapi setahun kemudian (2004), Ayahku menyuruhku untuk berkunjung ke rumah tulangku dengan harapan aku bisa bertemu dengan Magdalena. Alasan Ayahku, bila hubunganku lancar dengan Magdalena, aku bisa menikah dengan dia supaya orangtuaku memperoleh cucu. Karena ayahku merasa sudah tua dan juga sering sakit -sakitan. Aku sendiri senang bila seandainya bisa menikahi gadis yang aku  taksir itu.

Minggu pertama dan kedua september  2004 kala aku datang ke rumah Tulangku itu, semuanya lancar, aku diterima oleh tulangku ini untuk sekedar makan nasi dan semur ayam dan ngobrol (tanpa kehadiran paribanku, magdalena). Di minggu kedua, di saat aku datang, aku bertemu dengan Namtulangku, hanya saja beliau seperti mewawancaraiku saat menanyakan apa pekerjaanku.  Namun apa yang terjadi, di minggu ke tiga (19 September 2004, sehari menjelang pilpres 2004 / yang menang SBY, he ... he ... he ...). Ketika itu di rumah Tulangku sedang ramai (anggota keluarganya banyak yang berkumpul) karena akan ada arisan keluarga. Di saat  itu aku bisa bertemu dengan Magdalena di dapur. Tetapi Namtulang dan Tulangku malah &quot;mengusir&quot; aku dengan memintaku menjaga warungnya, alasannya di dapur sedang repot.  Apalagi Namtulangku itu mengusirku jauh - jauh dari tempat di mana aku masih bisa menatap Magdalena. Bahkan untuk bermain mobil – mobilan dengan anak Tulang-Namtulangku yang masih balita (di ruang tamu), aku kembali  di usir (mentah-mentah) dan diminta untuk menjaga warung. Lebih gilanya lagi saat aku ditawari makan pakai paha ayam yang besar dan Arsik, lengkap dengan telur ikan mas yang sangat besar oleh Tulangku, si Magdalena didorong – dorong (pakai ujung payung ... !) supaya cepat pergi oleh Namtulangku sampai - sampai dia  naik angkot yang salah jurusan. Kejadiannya sekitar jam 2 siang. Padahal aku tau, Si Magdalena masuk kerja jam 5 (masuk shift malam). 

Apakah hanya karena kedatanganku di rumahnya, Magdalena harus diusir dari rumahnya, seolah – olah dia harus buru – buru berangkat kerja ? Apakah karena abangku abnormal (hingga kini ... ) sehingga Tulang-Namtulangku enggan untuk berbesan dengan keluargaku ...? Apakah karena Tulang-Namtulangku mengharapkan pasangan hidup Magdalena adalah orang yang mempunyai pekerjaan yang hebat dan kaya, sementara aku adalah seorang guru (kalau tulangku seorang guru, mungkin dia ingin agar menantunya bukan hanya seorang guru ... ?) ... ? 

Sangat berbeda  kalau Tulangku itu datang ke rumahku. Kalau Tulangku datang ke rumahku selalu saja dijamu dengan makanan yang enak - enak oleh orangtuaku, yah minimal sprite, kue dan rokok Tji Sam Su 1 bungkus, dsb. Itupun kalau untuk menawarkan  kue saja, aku di minta orangtuaku untuk membungkuk hormat kepada  Tulangku. Padahal waktu itu umurku sudah 26 tahun (kok masih disuruh belajar menghormat ? ........ !.

Ketika aku pamit pulang setelah  habis makan (kepada Tulangku), dari kejauhan aku melihat Tulangku berbicara dengan salah satu dari tiga tamunya yang bermobil mewah. Agaknya salah satu pemilik mobil mewah ini mencoba menawarkan diri untuk “meminang” salah satu anak Tulang-Namtulangku itu dengan canda tawa yang khas. Kebetulan kupingku masih bisa menangkap isi pembicaraan mereka. Barangkali Tulangku akan senang hati menerimanya bila “tawaran” itu jadi kenyataan. Tetapi kalaupun tamu tulangku itu tidak mengambil Magdalena, toh aku gak akan mempedulikannya lagi. Karena menurutku Tulangku ini termasuk orang yang materialistis, meskipun miskin dan rumahnya  hanya di pinggir jalan Basuki Rahmad (Duren Sawit). 

Huh, apa jadinya kalau aku jadi menantunya. Bisa bisa aku hanya diremehkan oleh Tulangku kalau aku dianggap berpenghasilan rendah .... tetapi sampai kini pun aku belum menikah, karena orangtuaku sendiri terlalu menuntut dengan kriteria yang tidak jelas tentang siapa wanita / calon pasangan hidup yang akan menjadi pasangan hidupku ..... Tapi hingga kini aku berusaha dan berdoa kepada Tuhan agar aku diberikan teman hidup yang sepadan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku Seorang sarjana pendidikan Elektronika Komunikasi UNJ. Kalau aku lain lagi ceritanya, waktu 5 tahun yang lalu. Sampai sekarang tanggal cerita yang membangkitkan emosiku itu  gak akan aku lupa (19 september 2004). Apalagi kalau aku ingat kejadian itu, ingin rasanya aku memberikan balasan yang setimpal kepada tulangku itu.</p>
<p>Begini lae ceritanya : Waktu itu aku ingin mendekati anak Tulangku yang kebetulan pernah menjadi guru abangku. Di masa abangku masih SMA, abangku pernah menjadi muridnya. Saat itu Tulangku seperti mengejar &#8211; ngejar abangku itu untuk diperjodohkan dengan anaknya yang bernama Betty Manurung, karena abangku termasuk yang terpandai di kelasnya. Bahkan Namtulangku (mamanya Betty) itu sering memanggil Betty dengan nama Roberto (abangku). Apalagi di masa abang saya kuliah di Trisakti (kampus yang kata orang sangat bergengsi), tingkah polah tulang &#8211; namtulangku ini semakin menjadi &#8211; jadi saja terhadap abangku ini. Praktis saja abangku sering diajak untuk berkunjung ke rumahnya agar bisa bertemu dengan Kusmiaty “Betty”  Manurung, perawat di carolus itu.</p>
<p>Tetapi pada saat abangku mengalami gangguan kejiwaan (mulai 1997), semuanya menjadi lain. Tulangku itu seakan menghindar dari abangku. Tetapi dia sering datang ke rumahku untuk berbincang bincang membicarakan tentang kondisi pekerjaannya dan cerita tentang kehidupan. Tapi aku tahu bahwa  tulangku ini sangat berjasa waktu menemukan abangku yang sempat hilang sekitar 2 bulan lamanya, di daerah Blok M (Sekitar April &#8211; Juni 2002).                                  </p>
<p>Tepatnya tahun 2003, aku pernah ke rumah Tulangku untuk bertahun baru. Di sana aku bertemu dengan anaknya yang lain, bernama Magdalena, D3 akademi perawat lulusan RS Persahabatan. Aku sangat tertarik dengan dia, tetapi saat itu orangtuaku mengatakan bahwa menikah dengan perawat (profesi Magdalena) itu sulit. </p>
<p>Tetapi setahun kemudian (2004), Ayahku menyuruhku untuk berkunjung ke rumah tulangku dengan harapan aku bisa bertemu dengan Magdalena. Alasan Ayahku, bila hubunganku lancar dengan Magdalena, aku bisa menikah dengan dia supaya orangtuaku memperoleh cucu. Karena ayahku merasa sudah tua dan juga sering sakit -sakitan. Aku sendiri senang bila seandainya bisa menikahi gadis yang aku  taksir itu.</p>
<p>Minggu pertama dan kedua september  2004 kala aku datang ke rumah Tulangku itu, semuanya lancar, aku diterima oleh tulangku ini untuk sekedar makan nasi dan semur ayam dan ngobrol (tanpa kehadiran paribanku, magdalena). Di minggu kedua, di saat aku datang, aku bertemu dengan Namtulangku, hanya saja beliau seperti mewawancaraiku saat menanyakan apa pekerjaanku.  Namun apa yang terjadi, di minggu ke tiga (19 September 2004, sehari menjelang pilpres 2004 / yang menang SBY, he &#8230; he &#8230; he &#8230;). Ketika itu di rumah Tulangku sedang ramai (anggota keluarganya banyak yang berkumpul) karena akan ada arisan keluarga. Di saat  itu aku bisa bertemu dengan Magdalena di dapur. Tetapi Namtulang dan Tulangku malah &#8220;mengusir&#8221; aku dengan memintaku menjaga warungnya, alasannya di dapur sedang repot.  Apalagi Namtulangku itu mengusirku jauh &#8211; jauh dari tempat di mana aku masih bisa menatap Magdalena. Bahkan untuk bermain mobil – mobilan dengan anak Tulang-Namtulangku yang masih balita (di ruang tamu), aku kembali  di usir (mentah-mentah) dan diminta untuk menjaga warung. Lebih gilanya lagi saat aku ditawari makan pakai paha ayam yang besar dan Arsik, lengkap dengan telur ikan mas yang sangat besar oleh Tulangku, si Magdalena didorong – dorong (pakai ujung payung &#8230; !) supaya cepat pergi oleh Namtulangku sampai &#8211; sampai dia  naik angkot yang salah jurusan. Kejadiannya sekitar jam 2 siang. Padahal aku tau, Si Magdalena masuk kerja jam 5 (masuk shift malam). </p>
<p>Apakah hanya karena kedatanganku di rumahnya, Magdalena harus diusir dari rumahnya, seolah – olah dia harus buru – buru berangkat kerja ? Apakah karena abangku abnormal (hingga kini &#8230; ) sehingga Tulang-Namtulangku enggan untuk berbesan dengan keluargaku &#8230;? Apakah karena Tulang-Namtulangku mengharapkan pasangan hidup Magdalena adalah orang yang mempunyai pekerjaan yang hebat dan kaya, sementara aku adalah seorang guru (kalau tulangku seorang guru, mungkin dia ingin agar menantunya bukan hanya seorang guru &#8230; ?) &#8230; ? </p>
<p>Sangat berbeda  kalau Tulangku itu datang ke rumahku. Kalau Tulangku datang ke rumahku selalu saja dijamu dengan makanan yang enak &#8211; enak oleh orangtuaku, yah minimal sprite, kue dan rokok Tji Sam Su 1 bungkus, dsb. Itupun kalau untuk menawarkan  kue saja, aku di minta orangtuaku untuk membungkuk hormat kepada  Tulangku. Padahal waktu itu umurku sudah 26 tahun (kok masih disuruh belajar menghormat ? &#8230;&#8230;.. !.</p>
<p>Ketika aku pamit pulang setelah  habis makan (kepada Tulangku), dari kejauhan aku melihat Tulangku berbicara dengan salah satu dari tiga tamunya yang bermobil mewah. Agaknya salah satu pemilik mobil mewah ini mencoba menawarkan diri untuk “meminang” salah satu anak Tulang-Namtulangku itu dengan canda tawa yang khas. Kebetulan kupingku masih bisa menangkap isi pembicaraan mereka. Barangkali Tulangku akan senang hati menerimanya bila “tawaran” itu jadi kenyataan. Tetapi kalaupun tamu tulangku itu tidak mengambil Magdalena, toh aku gak akan mempedulikannya lagi. Karena menurutku Tulangku ini termasuk orang yang materialistis, meskipun miskin dan rumahnya  hanya di pinggir jalan Basuki Rahmad (Duren Sawit). </p>
<p>Huh, apa jadinya kalau aku jadi menantunya. Bisa bisa aku hanya diremehkan oleh Tulangku kalau aku dianggap berpenghasilan rendah &#8230;. tetapi sampai kini pun aku belum menikah, karena orangtuaku sendiri terlalu menuntut dengan kriteria yang tidak jelas tentang siapa wanita / calon pasangan hidup yang akan menjadi pasangan hidupku &#8230;.. Tapi hingga kini aku berusaha dan berdoa kepada Tuhan agar aku diberikan teman hidup yang sepadan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jetro</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-19938</link>
		<dc:creator>Jetro</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 01:44:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-19938</guid>
		<description>Ai boru aha do hamu ito?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ai boru aha do hamu ito?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: medianty</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-19660</link>
		<dc:creator>medianty</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 04:39:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-19660</guid>
		<description>unang pola marsak hamu ito taringot nasosikkola sarjana hamu. Memang didok halak adong do pengaruh ni sikkola i. alai ndang i nagabe patokan. Naparjolo sahali lului hamu ma karejomuna na cocok tu hamu. Molo hira-hira hurang penghasilan bah boi do mangalului sambilan museng. Napaduahon parhaseang hamu ulaonmuna i. Godang hamu martangiang, godang hamu manukkun tu angka dongan, pasti siboru adi pe boi do marlomo ni roha tu hamu nang pe ndang sikola sarjana. mauliate</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>unang pola marsak hamu ito taringot nasosikkola sarjana hamu. Memang didok halak adong do pengaruh ni sikkola i. alai ndang i nagabe patokan. Naparjolo sahali lului hamu ma karejomuna na cocok tu hamu. Molo hira-hira hurang penghasilan bah boi do mangalului sambilan museng. Napaduahon parhaseang hamu ulaonmuna i. Godang hamu martangiang, godang hamu manukkun tu angka dongan, pasti siboru adi pe boi do marlomo ni roha tu hamu nang pe ndang sikola sarjana. mauliate</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hammijon Sianipar</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-19364</link>
		<dc:creator>hammijon Sianipar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 10:10:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-19364</guid>
		<description>marboha baenon ma hamu ito...
sai adong do leanon TUHAN i simatua na so mangalului hela sarjana...alai ingkon sabar do ito...songon na tarsurat i...
he he..sai pasu2on na do na serep dohot burju rohana...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>marboha baenon ma hamu ito&#8230;<br />
sai adong do leanon TUHAN i simatua na so mangalului hela sarjana&#8230;alai ingkon sabar do ito&#8230;songon na tarsurat i&#8230;<br />
he he..sai pasu2on na do na serep dohot burju rohana&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Vency</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-19361</link>
		<dc:creator>Vency</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 08:38:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-19361</guid>
		<description>Kalau begitu, janganlah cari cewe sarjana, bang... biar seimbang, sama2 lulus SMA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau begitu, janganlah cari cewe sarjana, bang&#8230; biar seimbang, sama2 lulus SMA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Harris Juntax</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-18816</link>
		<dc:creator>Harris Juntax</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 07:45:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-18816</guid>
		<description>Aps.. jd sarjana itu bagus dan tidak jadi sarjana itu juga bagus
jadi tidak ada masalah dengan kesarjanaan...

Horas.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aps.. jd sarjana itu bagus dan tidak jadi sarjana itu juga bagus<br />
jadi tidak ada masalah dengan kesarjanaan&#8230;</p>
<p>Horas&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imellg</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-18773</link>
		<dc:creator>imellg</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 05:41:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-18773</guid>
		<description>tlg add email ku ya 
saudara
ito- ito ku
mauliate godang
Gbu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tlg add email ku ya<br />
saudara<br />
ito- ito ku<br />
mauliate godang<br />
Gbu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imellg</title>
		<link>http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/10/20/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/comment-page-1/#comment-18772</link>
		<dc:creator>imellg</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 05:40:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bungaran.simanjuntak.or.id/2007/09/26/nasibku-karena-aku-bukan-cowok-batak-yang-memiliki-gelar-sarjana/#comment-18772</guid>
		<description>bagus!!!!!!!!!humor nai bah,,,,,,,,,,,
tapi lucu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus!!!!!!!!!humor nai bah,,,,,,,,,,,<br />
tapi lucu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

