Cinta, kasih sayang, ego, teu puguh ah….

Malam ini sama seperti malam malam sebelumnya, beberapa kali aku coba mengerjakan pekerjaan yang sudah makin menumpuk ternyata masih susah sekali untuk mencari ide dari mana aku harus mulai. Pikiranku tetap tidak bisa konsentrasi untuk memulai menyelesaikan semuanya.
Yang terpikir selalu kenapa aku bisa sebodoh ini?”
Masalahnya tidak pernah berubah, dari dulu itu itu saja yang muncul dalam hari hariku belakangan ini. Terkadang kepikiran untuk menjauh dari semuanya tapi janji hati yang pernah aku ucapkan tidak bisa kulupakan begitu saja bahkan semakin mendorongku untuk tetap menepatinya. Untuk menjalaninya saja, aku harus selalu berpikir keras bagaimana caraku untuk bersikap. Bagaimana aku harus menunjukkan tujuan aku paling utama adalah supaya semuanya tetap baik baik saja.

Seandainya aku lari dari janji yang pernah aku ucapkan apakah dia akan mengganggapku hanya seorang laki laki pengecut? Apakah dia akan menangis menyesali dirinya sendiri? Apakah dia akan lebih bahagia dengan ketidakpedulianku? Mungkin dia bisa lebih tenang, bahkan lebih bahagia. Tapi aku tidak sanggup melakukan itu… Keegoisanku ingin meyakinkan dia biar bisa mengerti aku dan tujuanku masih belum bisa kubuang dari pikiranku. Entah bagaimana aku harus bersikap biar dia dapat melihat “aku masih memiliki perasaan sayang yang sangat mendalam”Aku tidak mau dia menyesali diri atas apa yang pernah terjadi antara aku dan dia. Aku ingin semuanya berakhir dengan baik baik. Tidak ada sumpah serapah baik dari dia terhadapku maupun aku terhadap dia

Teringat kembali kenangan kenangan yang aku lalui bersamanya, sungguh aku ingin merubah semua itu, ingin kuungkapkan apa yang kurasakan saat ini padanya. “AKU TIDAK PERNAH PUNYA NIAT JAHAT” Aku ingin dia tahu kalau saat ini aku ingin memberikan yang terbaik buat dia.
Melihat sikapnya belakangan ini terkadang muncul pikiran untuk menggunakan wing “BUAYA DARAT” Kan gampang untuk mencari yang lain…… kenapa harus mau tenggelam dalam masalah seperti ini? Tapi kenapa aku tidak tega? Sejujurnya rasa tidak tega itulah yang membuatku sangat sulit untuk pergi menjauh. Kepikiran betapa mudahnya aku akan melupakan kejadian itu. Tapi kenapa aku tidak berani mengambil tindakan seperti itu?

Satu yang sangat aku sesali kenapa dia harus berbohong pada semua orang? Bukankah dia pernah sakit hati karena “aku tidak ingin adanya hubungan khusus diantara kami”? Kenapa dia harus berbohong kalau dia pernah mengeluarkan air mata karena aku mengucapkan kata kata seperti itu?

===================== cut ================================
Pikiranku makin kacau……
Mudah mudahan aku dapat menjalani dan menemukan solusi terbaik

Posted by on Aug 24th, 2006 and filed under My Life. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response by filling following comment form or trackback to this entry from your site

1 Response for “Cinta, kasih sayang, ego, teu puguh ah….”

  1. irene says:

    ini mah bukan tipe cewe bodoh,tipe cowo bodoh donks ah,udh dpt pelajaran yg sering ini2 ajah tp sll mengalami kegagalan and than masih di terusin lg….wakakakaka…hi,cowo berhentilah jd org munafik….wakakakaak

Leave a Reply

*